RANGKUMAN KATA IMBUHAN DAN KATA KETERANGAN
Apa itu Imbuhan?
Imbuhan adalah tambahan pada kata dasar untuk mengubah makna atau jenis kata (misal: dari benda jadi kerja).
Jenis-Jenis Imbuhan
Prefiks (Awalan): Di awal kata.
Contoh: **Me-**masak, **Ber-**main, **Ter-**pilih.
Sufiks (Akhiran): Di akhir kata.
Contoh: Baca-kan, Makan-an, Seni-man.
Infiks (Sisipan): Di tengah kata.
Contoh: Geletar, Gerigi.
Konfiks (Gabungan): Awalan & akhiran sekaligus.
Contoh: **Ke-**baik-an, **Pe-**lajar-an.
Simulfiks (Bahasa Lisan): Perubahan bunyi (tidak baku).
Contoh: Kopi → Ngopi.
Imbuhan Serapan: Dari bahasa asing (Sanskerta, Arab, Inggris).
Contoh: Mahakuasa, Modernisasi.
Kegunaan Imbuhan
Membuat kata baru.
Mengubah arti kata.
Mengubah fungsi kata (contoh: dari kata kerja ajar menjadi kata benda pelajaran).
Apa itu Kata Keterangan?
Kata keterangan adalah kata yang menjelaskan bagaimana, kapan, di mana, atau mengapa suatu peristiwa terjadi.
Jenis-Jenis Kata Keterangan
Waktu & Tempat: Menjawab kapan (kemarin, pagi) dan di mana (di sekolah, ke sana).
Cara & Alat: Menjelaskan prosesnya (dengan hati-hati) dan benda yang dipakai (pakai pulpen).
Jumlah & Frekuensi: Seberapa banyak/tingkatannya (sangat, agak) dan seberapa sering (selalu, jarang).
Sebab & Akibat: Alasan kejadian (karena hujan) dan hasilnya (sehingga gelap).
Tujuan & Kesertaan: Maksud tindakan (untuk belajar) dan siapa yang ikut (bersama teman).
Jenis Spesifik (Lainnya)
Perbandingan: Mengibaratkan sesuatu (seperti, laksana).
Perlawanan: Menunjukkan pertentangan (meskipun lelah).
Modalitas: Menunjukkan sikap/keraguan (mungkin, barangkali).
**Sudut Pandang
Komentar
Posting Komentar